Evaluasi Pembelajaran 1 (Buku Intan Pariwara Halaman 9 – 11)
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1.
Pancasila sering disebut sebagai “Perjanjian Luhur”
bangsa Indonesia karena . . . .
a.
Menunjukkan martabat bangsa Indonesia di dunia
internasional
b.
Menggambarkan jati diri dan kepribadian bangsa
Indonesia
c.
Menjadi pedoman dan pandangan hidup bangsa Indonesia
d.
Merupakan hasil kesepakatan para pendiri bangsa
e.
Merupakan hasil perjuangan seluruh rakyat
2.
Dalam sidang kedua BPUPKI, dibentuk Panitia Perancang
Undang-Undang Dasar. Keputusan yang dihasilkan panitia ini dalam rapatnya pada
tanggal 11 Juli 1945 antara lain . . . .
a.
Mengundang tokoh dari beberapa daerah untuk memutuskan
Undang-Undang Dasar
b.
Menyetujui isi preambule Undang-Undang Dasar
diambil dari Piagam Jakarta
c.
Mengubah dan mengganti kalimat sila pertama dalam
Piagam Jakarta
d.
Mengadakan revisi dan perbaikan terhadap isi dari
Piagam Jakarta
e.
Melakukan peninjauan terhadap undang-undang di Negara
lain
3.
Perumusan dasar negara diawali dengan pembentukan
Panitia Sembilan. Tokoh-tokoh yang termasuk dalam Panitia Sembilan ditunjukkan
oleh baris . . . .
|
a.
|
-Mr. Soepomo
-Mr. Muhammad Yamin
-Ir. Soekarno
|
|
b.
|
-Drs. Mohammad Hatta
-Otto Iskandardinata
-Radjiman Wediodiningrat
|
|
c.
|
-Mr. Ahmad Soebardjo
-H. Agus Salim
-Abikusno Tjokrosoejoso
|
|
d.
|
-Abdul Kahar Muzakkir
-Sutan Sahrir
-Wachid Hasim
|
|
e.
|
-Ki Bagus Hadikusuma
-Ali Sastroamidjojo
-Mr. A. A. Maramis
|
4.
Perhatikan keterangan berikut!
1)
Menyusun rancangan dasar Negara.
2)
Mengesahkan dan menetapkan UUD 1945
3)
Memilih Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai
Presiden dan Wakil Presiden.
4)
Menetapkan berdirinya Komite Nasional Indonesia Pusat
(KNIP).
5)
Menetapkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi
negara.
Hasil keputusan sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus
1945 ditunjukkan oleh nomor . . . .
a.
1), 2), dan 3)
b.
1), 2), dan 4)
c.
2), 3), dan 4)
d.
2), 3), dan 5)
e.
3), 4), dan 5)
5.
Rumusan Pancasila yang sah dan benar terdapat dalam .
. . .
a.
Instruksi Presiden Nomor 12
b.
Pembukaan UUD 1945 alinea I
c.
Pembukaan UUD 1945 alinea II
d.
Pembukaan UUD 1945 alinea III
e.
Pembukaan UUD 1945 alinea IV
6.
Perhatikan pernyataan berikut!

“Pancasila bersumber dari
nilai-nilai adat istiadat, budaya, dan religious yang ada dalam kehidupan
sehari-hari masyarakat Indonesia”
Pernyataan tersebut mengacu
pada salah satu aspek kausalitas Pancasila yaitu kausa . . . .
a.
Materialis
b.
Formalis
c.
Bentuk
d.
Efisien
e.
Finalis
7.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mampu mengikuti
perkembangan zaman bangsa Indonesia. Perkembangan ini menunjukkan bahwa
Pancasila merupakan . . . .
a.
Hasil budaya bangsa Indonesia sejak lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni
1945
b.
Peninggalan budaya asli hasil konsensus nasional para
pemimpin bangsa
c.
Hasil konsensus nasional para pemimpin bangsa Indonesia
d.
Hasil kristalisasi dari sistem nilai/ budaya bangsa Indonesia
e.
Peninggalan budaya asli nenek moyang bangsa Indonesia
8.
Pancasila merupakan jati diri bangsa Indonesia dan telah disahkan
menjadi dasar negara Indonesia. Hal ini menunjukkan bentuk asas . . . .
a.
Kemasyarakatan
b.
Kebudayaan
c.
Keagamaan
d.
Kedaerahan
e.
Kenegaraan
9.
Pancasila mempunyai kedudukan sebagai dasar negara Indonesia, berarti
Pancasila . . . .
a.
Mempersatukan seluruh rakyat
b.
Menjadi tujuan hidup masyarakat
c.
Mengatur kehidupan warga Negara
d.
Menjadi pedoman hidup masyarakat
e.
Menjadi pandangan hidup warga Negara
10.
Perhatikan nilai-nilai Pancasila berikut !
1)
Nilai kemanusiaan
2)
Nilai persatuan
3)
Nilai kerakyatan
4)
Nilai keadilan
Nilai-nilai tersebut merupakan asal mula Pancasila
secara . . . .
a.
Finalis
b.
Formalis
c.
Langsung
d.
Materialis
e.
Tidak langsung
11.
Perhatikan cerita berikut!

“Desa Undaan merupakan salah
satu desa yang masih memegang teguh kearifan lokal. Salah satu kearifan lokal
yang masih dijalankan masyarakat Desa Undaan adalah sambatan. Sambatan
merupakan sistem gotong royong dalam rangka membantu sesama yang sedang
tertimpa musibah atau sedang melakukan pekerjaan besar. Masyarakat Desa Undaan
biasanya menerapkan sistem sambatan
untuk membangun rumah, masjid, ataupun fasilitas umum lainnya.”
Cerita di atas menunjukkan
penerapan salah satu kedudukan Pancasila sebagai . . . .
a.
Pandangan hidup bangsa
b.
Falsafah hidup bangsa
c.
Kepribadian bangsa
d.
Cita-cita bangsa
e.
Jiwa bangsa
12.
Perhatikan tabel berikut!
|
No.
|
A
|
|
1)
2)
3)
|
Mencintai produk dalam negeri.
Memanfaatkan kekayaan alam sesuai kebutuhan.
Mengembangkan kebudayaan nasional.
|
|
|
B
|
|
1)
2)
3)
|
Menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Membiasakan toleransi antarumat beragama.
Menggunakan hak pilih dalam pemilu.
|
Contoh perilaku yang
menunjukkan kedudukan Pancasila sebagai falsafah hidup dalam mempersatukan
bangsa Indonesia ditunjukkan oleh kombinasi . . . .
a.
A1), A2), dan B1)
b.
A1), A3), dan B1)
c.
A2), A3), dan B2)
d.
A2), B1), dan B3)
e.
A3), B2), dan B3)
13.
Pancasila memiliki kedudukan sebagai cita-cita dan tujuan bangsa
Indonesia. Tujuan bangsa Indonesia tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang
Dasar 1945 sebagai berikut, kecuali .
. . .
a.
Membentuk negara berdaulat
b.
Melaksanakan ketertiban dunia
c.
Memajukan kesejahteraan umum
d.
Mencerdaskan kehidupan bangsa
e.
Melindungi segenap bangsa Indonesia
14.
Perhatikan beberapa landasan hokum berikut!
1)
Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978.
2)
Ketetapan MR Nomor XVIII/MPR/1998.
3)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011.
4)
Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 1968.
5)
Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 Tahun 1946.
Landasan
hukum yang menjelaskan penetapan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia
ditunjukkan oleh nomor . . . .
a.
1), 2), dan 3)
b.
1), 3), dan 4)
c.
2), 3), dan 4)
d.
2), 3), dan 5)
e.
2), 4), dan 5)
15.
Salah satu kedudukan Pancasila adalah sebagai dasar negara Republik
Indonesia. Dalam kedudukan tersebut, Pancasila memiliki fungsi . . . .
a.
Menentukan tujuan hidup berbangsa dan bernegara
b.
Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara
c.
Mempersatukan seluruh lapisan masyarakat Indonesia
d.
Menata kehidupan bangsa Indonesia dalam berinteraksi
e.
Menuntun bangsa Indonesia dalam semua bidang kehidupan
B.
1.
Perumusan dasar negara dimulai pada sidang pertama BPUPKI pada tanggal
29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Bagaimana proses berlangsungnya sidang pertama
BPUPKI tersebut?
Sidang pertama BPUPKI membahas
tentang rumusan dasar Negara Indonesia. Dalam proses tersebut terdapat beberapa
rumusan dasar Negara yang diajukan oleh Mr. Muhammad Yamin, Mr. Soepomo,dan Ir.
Soekarno. Sampai berakhirnnya sidang pertama BPUPKI belum mencapai kesepakatan
tentang rumusan dasar negara. Oleh karena itu, dibentuklah panitia kecil
beranggotakan delapan orang diketuai oleh Ir. Soekarno. Panitia kecil tersebut
bertugas menampung dan membahas rumusan dasar Negara pada sidang pertama
BPUPKI. Pada tanggal 22 Juni 1945 panitia kecil mengadakan pertemuan dengan 38
anggota BPUPKI. Dalam pertemuan tersebut, dibentuk lagi panitia beranggotakan
sembilan orang sehingga disebut PANITIA SEMBILAN.
2.
Sebutkan lima sila yang berhasil dirumuskan sebagai dasar negara dan
disebut sebagai Piagam Jakarta!
1)
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam
bagi pemeluk-pemeluknya.
2)
Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3)
Persatuan Indonesia.
4)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan.
5)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
3.
Mengapa rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 tidak boleh diubah
oleh siapapun?
Karena rumusan Pancasila dalam
Pembukaan UUD 1945 merupakan hasil perjanjian luhur bangsa Indonesia yang
disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Selain itu rumusan dasar
negara Pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah rumusan yang
resmi, sah dan benar, serta ditegaskan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor
12 Tahun 1968.
4.
Ditinjau dari aspek kausalitas, asal mula pembentukan Pancasila terjadi
secara langsung dan tidak langsung. Jelaskan asal mula pembentukan Pancasila
secara tidak langsung!
Asal mula pembentukan
Pancasila secara tidak langsung berasal dari nilai ketuhanan, nilai
kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan yang telah
ada dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menunjukkan
adanya berbagai nilai seperti nilai adat istiadat, kebudayaan, dan religious
dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa secara tidak langsung asal mula Pancasila adalah bangsa
Indonesia sendiri.
5.
Bagaimana kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan
negara Indonesia?
Pancasila sebagai ideologi
bangsa dan Negara Indonesia mengandung pengertian bahwa Pancasila sebagai
cita-cita Negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem
kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila
sebagai ideologi bangsa dan Negara Indonesia mengandung pengertian bahwa
menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar